Stress atau sutris ini sebenarnya bukan penyakit, lebih pada mekanisme pengelolaan masalah yang amburadul. Memang sih akibat dari stress ini bisa berdampak menjadi sebuah penyakit. Padahal stress bila dikelola dengan baik bisa meningkatkan kemampuan emosional sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Ada banyak cara untuk mengatasi sutris ini, ada cara yang cepat dan ada cara yang moderat. Stress itu bisa diibaratkan saat kita mengangkat gelas, jika itu hanya satu sampai 10 menit oke-oke saja, namun jika satu hari terus-menerus mengangkat gelas tanpa istirahat, kita mungkin memerlukan ambulan, karena pingsan kecapekan. Stress yang ringan kita butuhkan untuk membuat kita menjadi kuat. Namun stress yang dibiarkan berlarut-larut, bisa mengakibatkan penyakit.
Solusi yang terbaik dalam mengatasi stress adalah menghadapinya dan menyelesaikannya saat itu. Ini bila kita berada di dunia yang sempurna. Di dunia kita yang serba "tak karuan" ini memang terasa indah, kita dihadapkan dengan pilihan dan kita tidak harus "memenangkan" semua stress atau konflik. "Memenangkan" orang lain adalah hal yang terbaik dalam mengatasi stress.
Mengatasi stress ringan secara cepat
Saat kita mendapatkan masalah atau stress ringan, maka coba lakukan hal-hal berikut secara instan atau cepat:
- Segera tarik nafas dalam dan pelan
- Tersenyum :)
- Kosongkan pikiran
- Relaks
Cara ini biasanya manjur dalam mengatur masalah atau stress dalam kendali kita. Ini artinya kita tidak dikontrol oleh masalah atau stress ini. Namun kitalah yang menjadi raja atau pengatur dari setiap masalah yang kita hadapi.
Mengatasi stress secara sistematis
Berhentilah untuk mendesah atau mengeluh. Jangan biarkan perasaan stress mengambil alih pikiran kita. Segera ambil nafas dalam ketika anda merasa stress mulai meningkat dan menguasai diri kita. Dengan mengambil nafas dalam, kita telah separuh memenangkan pertempuran terhadap stress. Selanjutnya hadapi masalah tersebut.
Biasakan untuk mengambil nafas dalam. Dengan anda membiasakan diri mengambil nafas dalam, maka anda sudah mengelola diri menjadi lebih mengontrol diri sendiri. Ini sering terjadi kita hanyut oleh keadaan atau suasana yang tidak kondusif di sekitar kita.
Ungkapkan perasaan atau apapun yang anda rasakan alias curhat. Jika anda merasakan suatu yang tidak nyaman, lebih baik ungkapkan pada teman, sahabat atau keluarga. Jika tidak bisa coba tulis di buku harian atau mungkin juga facebook atau blog. Dengan mengungkapan perasaan anda paling tidak melegakan perasaan anda.
Tertawalah selagi gratis, meskipun susah. Memang tertawa tidak dilarang dan gratis lagi. Orang sering melupakan humor atau canda ketika bertengkar. Dengan tertawa akan meredakan ketegangan dan tertawa itu menular! Maka tertawalah selagi bisa.
Dapatkan kebugaran diri secara teratur. Pada tubuh yang sehat terdapat jiwa atau mental yang sehat juga. Jadi jagalah kebugaran dan kesehatan fisik anda, seperti dengan olah raga teratur. Karena saat olah raga akan melepaskan hormon endorfin, sebuah hormon untuk selalu merasa baik.
Hiduplah yang teratur atau normal. Stres sering muncul ketika apa yang kita lakukan tidak teratur atau serampangan. Coba buat prioritas dalam hidup, anda tidak harus melakukan semua hal. Hiduplah dengan tenang, normal dan nyaman.
Tenangkan diri anda. Ada saatnya anda nikmati hidup ini, dengan mendengarkan musik kesukaan, minum minuman kesukaan(bukan alkohol), atau coba dapatkan pijatan penenang jika anda suka. Bisa juga taruh bau lavender di kamar anda, karena efeknya yang menenangkan.
Hidup adalah pilihan dan anda yang menentukan pilihan itu, jika anda dipaksa akan sebuah pilihan, ini menekan diri anda, maka putuskan yang menjadi pilihan anda. Jadilah orang yang bebas dalam menentukan diri anda sendiri.
Belajar untuk menolak apapun yang tidak berkenan. Memang ada persaan tidak enak ketika menolak sesuatu atau permintaan. Namun bagaimana anda bisa memberi jika anda tidak memilikinya?
Belajar untuk memberikan sebuah tanggung jawab. Anda tidak harus menanggung semua hal, beri kesempatan pada orang di sekitar anda untuk tumbuh dan besar. Ini akan memupuk rasa percaya diri anda.
Bersyukurlah atau berterima kasih pada diri sendiri. Jangan selalu melihat ke atas, sehingga anda akan sering tersandung. Lihatlah ke bawah, ternyata anda berada pada posisi yang lebih baik.
Cobalah memberi maaf. Ini bukan tentang orang yang anda beri maaf, ini tentang seberapa besar hati anda. Sekali anda memberi maaf, ini akan membuat hati anda menjadi jauh lebih tenang. Meskipun memang tidak semua hal bisa dimaafkan.