Mengatasi Asam Urat yang Berlebihan

Sebenarnya asam urat akan selalu ada dalam tubuh, sebagai bagian dari metabolisme tubuh. Namun akan menyebabkan penyakit bila kadar asam urat yang berlebihan dalam tubuh. Normalnya sih yang disarankan sekitar 3 sampai 7 mg/dl, biasanya bila anda melakukan cek-up atau cek darah, akan tertera kadar normal dari asam urat tersebut.

Orang yang hasil cek asam uratnya berlebihan biasanya dikonotasikan dengan konsumsi jeroan yang terlalu banyak. Hal ini berkembang secara umum, karakter penyakit asam urat ini menjadi melegenda. Seperti gejala linu di persendian tangan, kaki, yang menjadi “menggila” saat cuaca dalam keadaan dingin. Sendi terasa sangat linu dan pegal sekali, terasa tidak enak untuk diam apalagi untuk digerakan.

Ada semacam tanda pembengkakan di sendi, terlihat tampak kemerahan. Kadang orang memukul-rata pembengkakan di sendi ini dengan asam urat, meskipun bisa berbeda kasusnya. Pembengkakan di sendi atau arthritis ini sering dikonotasikan ddengan asam urat, padahal bisa berbeda kasusnya. Kedua penyakit ini bisa berhubungan, bisa juga tidak karena perlu pemeriksaan diagnostik untuk memastikan pembengkakan di sendi ini karena asam urat.

Pemeriksaan untuk memastikan nyeri sendi karena asam urat menjadi penting, sebab penyakit yang sudah pasti beserta penyebabnya akan memudahkan dalam mengatasinya. Jadi tidak akan ada kekeliruan dalam mengatasi penyakit asam urat ataupun pembengkakan di sendi. Ini selama mekanisme penentuan penyakit dan penyebabnya sudah ditegakan lewat pemeriksaan medis.

Memeriksakan kadar asam urat

Pemeriksaan kadar asam urat harus dilakukan, saat secara klinis menderita gejala asam urat yang berlebihan. Seperti linu, nyeri sendi, ada tanda kemerahan di sendi jari kaki ataupun tangan. Meskipun gejala yang ada belum tentu suatu penyakit asam urat yang berlebihan. Namun pemeriksaan medis ini akan memastikan kadar asam urat, apakah normal? Berlebihan? Atau bukan penyakit asam urat yang mendasarinya.

Pemeriksaan menjadi penting, saat orang secara umum sudah mengkonotasikan nyeri sendi dengan asam urat. Hal ini sangat berbahaya, karena pengobatan tanpa tolok ukur yang pasti akan penyakit asam urat, bisa membahayakan kesehatan secara umum. Penyakit apapun harus diatasi sesuai dengan sebab yang mendasarinya, sehingga kesembuhan akan bisa diperoleh.

Menentukan penyebab tingginya kadar asam urat

Dalam tingkat yang normal, kehadiran asam urat dalam darah dapat diterima dan tidak perlu dilakukan pengobatan. Hal ini menjadi lain ketika makanan tertentu, obat-obatan atau zat yang tinggi purin pecah. (Purin adalah aromatik heterosiklik senyawa yang memiliki cincin pirimidin dan cincin imidazol.) Namun, jika tingkat asam urat dalam darah menjadi tinggi, kondisi ini disebut hiperurisemia, yang memerlukan pengobatan. 

Tingginya kadar asam urat dapat disebabkan oleh:
  • Makan terlalu banyak makanan yang mengandung kaya purin; 
  • Karena kelainan di ginjal yang mencegah asam urat diekskresikan;
  • Karena penggunaan obat-obatan tertentu;
  • Penyakit yang mendasarinya. 

Mengatasi kadar asam urat yang berlebihan

Ada beberapa cara untuk mengatasi kadar asam urat yang berlebihan, baik secara alami maupun dengan obat-obatan. Keduanya sebenarnya sama yaitu menurunkan kadar asam urat dalam darah, namun dengan cara dan sasaran yang berbeda. cara alami lebih disukai karena resikonya lebih rendah daripada obat-obatan yang cenderung membebani organ ginjal dan hati, serta efek samping yang mungkin tidak diketahui.

Pengobatan termudah untuk asam urat adalah menghindari makanan atau obat yang kaya purin dan menyebabkan asam urat diproduksi berlebihan. Ini mungkin dilakukan dengan menghindari kopi, alkohol, aspirin, macarel, hati dan lainnya makanan yang kaya akan purin. Beberapa obat, seperti obat kemoterapi, menyebabkan peningkatan kadar asam urat dan biasanya tidak dapat dihindari karena obat diberikan untuk pengobatan yang menyelamatkan jiwa. Dalam hal ini, jika zat purin yang berlebih tidak dapat dihindari, metode pengobatan lain mungkin diperlukan untuk mengelola asam urat dalam darah.

Jika penyebab dari peningkatan kadar asam urat tidak dapat diselesaikan, yang terbaik adalah mengobati asam urat itu sendiri. Ada beberapa metode yang berbeda untuk melakukannya. Beberapa obat menghambat kemampuan tubuh untuk menyerap asam urat. Obat lain memblokir tubuh dari memproduksi asam urat. Obat-obat ini dapat diresepkan sebagai pengobatan harian seorang penderita selama bertahun-tahun, atau selama kondisi yang mendasarinya menyebabkan hiperurisemia terus berlanjut.

Allupurionol dan febuxostate adalah obat-obat yang digunakan untuk menurunkan atau mencegah produksi asam urat. Probenesid memperlambat laju penyerapan asam urat dan membantu tubuh dalam membuang kelebihan asam urat. Sulfinpyrazone menurunkan kadar asam urat yang ditemukan dalam darah. Obat ini hanya mengobati masalah asam urat, bukan kondisi yang mendasari; jadi jika penderita tidak melanjutkan pengobatan, kadar asam urat akan naik kembali, dan akan tetap tinggi selama penyebabnya terus berlanjut.

Beberapa penyakit juga menyebabkan kadar asam urat yang tinggi dalam darah, yang mungkin memerlukan pengobatan. Gout, kecanduan alkohol, asidosis, leukemia, keracunan timbal, diabetes, hipoparatiroidisme, kehamilan beracun dan diabetes adalah semua penyakit atau kondisi yang dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat. Jika mungkin, mengobati kondisi yang mendasarinya adalah metode terbaik untuk mengobati masalah asam urat yang timbul. Namun, mengobati atau menyembuhkan kondisi-kondisi tersebut tidak selalu memungkinkan.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Tips Sehat - All Rights Reserved
-->