Pengobatan amandel atau tonsilitis pada anak-anak tergantung dari tingkat keparahan dan penyebabnya. Pengobatan amandel atau kadang ada yang menamai dengan gondongen ini bisa hanya dengan istirahat di rumah, dengan obat-obatan dan mungkin operasi pengangkatan amandel. Amandel berfungsi menghadang kuman yang menyerang tubuh. Jika amandel kewalahan oleh virus atau bakteri, maka amandel akan menjadi meradang, yang dikenal dengan istilah tonsilitis.
Tonsilitis pada anak-anak paling sering disebabkan oleh virus, yang akan sembuh atau pulih dengan sendirinya. Tapi tonsilitis dapat pula disebabkan oleh radang bakteri, yang memerlukan pengobatan dengan antibiotik. Perhatikan tanda-tanda adanya dehidrasi, seperti mulut dan lidah kering. Juga, perhatikan tanda-tanda komplikasi, seperti sakit telinga, dari tonsilitis yang disebabkan oleh bakteri strep.
Tonsilitis pada anak yang disebabkan oleh virus
Tonsilitis yang disebabkan oleh virus biasanya akan hilang dengan sendirinya. Antibiotik tidak akan efektif untuk pengobatan tonsilitis yang disebabkan karena virus. Virus yang menyebabkan tonsilitis adalah mononucleosis(mono) dapat menyebabkan tonsilitis yang separah dengan tonsilitis yang disebabkan oleh bakteri dan mungkin mengambil beberapa minggu atau lebih sebelum hilang.
Perawatan amandel pada anak, seperti berkumur dengan air garam, minum teh hangat, dan menggunakan obat penghilang nyeri (seperti acetaminophen atau ibuprofen ) bisa membantu meringankan rasa sakit atau tidak nyaman. Namun jangan memberikan aspirin pada anak-anak.
Banyak obat tanpa resep seperti obat kumur antiseptik, dekongestan, dan antihistamin mengandung bahan tambahan yang tidak meredakan rasa sakit. Obat ini tidak dianjurkan untuk anak-anak, karena mereka belum terbukti memiliki manfaat dalam pengobatan tonsilitis akut.
Tonsilitis pada anak yang disebabkan oleh bakteri
Antibiotik akan diresepkan untuk tonsillitis atau amandel yang disebabkan oleh bakteri strep. Infeksi tenggorokan biasanya akan hilang dengan sendirinya, tetapi pengobatan antibiotik diperlukan karena jika tidak diobati radang tenggorokan dapat menyebabkan komplikasi yang serius.
Jika antibiotik telah diresepkan, pastikan obat diminum persis seperti yang diarahkan oleh dokter. Antibiotik harus diambil untuk seluruh durasi resep, bahkan jika gejala hilang sepenuhnya sebelum resep itu hilang. Jika antibiotik yang digunakan untuk mengobati tonsilitis tidak diambil sebagaimana yang diarahkan, bakteri bisa menjadi resisten terhadap obat tersebut(resistensi antibiotik). Dalam kasus ini, pengobatan antibiotik dari infeksi di masa depan mungkin tidak berhasil.
Pengobatan amandel pada anak di rumah
Berkumur setiap 2 sampai 3 jam dengan obat kumur mint atau air garam atau teh hangat. Pastikan obat kumur sampai ke bagian belakang tenggorokan. Ini bisa dilakukan dengan sedikit hati-hati, karena anak kadang masih belum mengerti cara berkumur yang tepat.
Minum acetaminophen/ibuprofen sebagai obat pereda nyeri, bisa diberikan atas resep dokter. Bisa juga dengan mengisap obat pelega tenggorokan, terutama yang mengandung fenol, dapat membantu untuk melegakan tenggorokan. Biasanya anak akan merasa tidak nyaman serama periode awal.
Tetap terhidrasi, bisa dengan minum minuman dingin. Cairan beku membantu melegakan tenggorokan. Cobalah teh panas dengan madu, dan sup hangat. Bagi sebagian anak-anak, minuman hangat membantu mengurangi rasa sakit akibat radang amandel lebih baik dari yang dingin.
Istirahat yang cukup harus terpenuhi. Buat si kecil menghabiskan lebih banyak waktunya di tempat tidur. Berikan mainannya di tempat tidur, agar dia tidak terlalu banyak beraktifitas di luar tempat tidurnya.
Hindari asap rokok dan iritasi lainnya, karena kadang bisa memperparah amandelnya. Terutama pad anak yang alergi terhadap asap atau debu, ruangan harus dibersihkan dari kotoran. Juga ada filter pada setiap ventilasi udara.
Periksa suhu badan minimal dua kali sehari. Jika mengalami demam terus menerus, bahkan jika suhu sekitar 37,5 C, yang berlangsung lebih dari dua hari, pergilah ke dokter. Tonsilitis akut atau nyeri tenggorokan yang berlangsung lebih dari 48 jam, terutama jika disertai demam, mungkin gejala dari infeksi tenggorokan, yang memerlukan pengobatan.
Operasi pada amandel
Operasi pengangkatan tonsil (tonsilectomy) masih merupakan prosedur umum, terutama untuk anak-anak. Tapi itu tidak dilakukan sesering seperti di masa lalu. Tonsilektomi dapat dipertimbangkan untuk mengobati tonsilitis ketika seorang anak mengalami komplikasi serius, infeksi berulang atau infeksi kronis yang tidak merespon pengobatan dan mengganggu fungsi sehari-hari. Tapi risiko dan manfaat dari operasi perlu dipertimbangkan dengan cermat.
Tonsilektomi dipertimbangkan untuk anak-anak yang memiliki enam infeksi dalam 1 tahun atau 2 sampai 3 infeksi per tahun selama 2 sampai 3 tahun.