Nyeri haid yang sering dikenal dengan dilep ini, sering terjadi saat wanita datang bulan. Biasanya ini menjadi kebiasaan rutin, karena wanita mendapatkan menstruasi setiap bulannya. Namun keadaan ini bisa diatasi, meskipun kadang memang menyusahkan.
Sudah menjadi hal biasa bagi wanita untuk mengobati nyeri haid yang datang setiap bulannya. Dan ini seperti sebuah warisan, nenek bercerita ke ibu, lalu ibu bercerita ke anak perempuannya, tentang pengalaman nyeri saat datang bulanan. Padahal ini bukan penyakit keturunan. Namun menjadi lumrah dialami setiap wanita. Tapi sangat menganggu aktifitas rutin mereka. Ada yang nyeri sekali hingga tidur-tiduran saja di tempat tidur, ada juga yang masih bisa melakukan aktifitas, walaupun sambil menahan nyeri.
Nyeri haid yang berlebihan
Nyeri haid atau dikenal dengan dysmenorrhea adalah nyeri saat mentruasi atau haid, sering menganggu aktifitas wanita, sehingga membutuhkan pengobatan. Nyeri haid terjadi karena kontraksi pada rahim yang mengakibatkan terhambatnya aliran oksigen ke otot rahim, sehingga otot kekurangan oksigen, menyebabkan nyeri di rahim.
Nyeri haid pada wanita muda sering tidak berhubungan dengan suatu penyakit, dengan pengobatan akan bisa menghilangkan rasa nyeri. Namun bagi wanita dewasa atau lanjut usia ini sudah dianggap berlebihan, mungkin berhubungan dengan suatu penyakit di organ reproduksi. Dan pengobatannya tergantung dari diagnosis dari dokter.
Cara mengatasi nyeri haid
Hindari stress yang berlebihan karena berpengaruh pada metabolisme tubuh. Bila stres menjelang siklus bulanan, maka waktu haid akan datang satu hari lebih awal dari biasanya dan hal ini dapat menyebabkan rasa sakit di rahim. Misal ketika anda sedang khawatir atau memikirkan sesuatu, maka haid mungkin bisa lebih awal dua hari dan ini lebih sakit dari biasanya.
Lakukan olahraga terutama exercise pada daerah otot perut, seminggu menjelang masa haid tiba. Ini mengurangi ketegangan di daerah otot perut dan rahim, sehingga mengurangi rasa sakit. Olahraga rutin yang ringan bisa merelakskan otot tubuh, dan mengurangi ketegangan di otot rahim.
Kompres dengan air hangat di daerah perut. Ini akan membantu memberi rasa nyaman di daerah perut dan mengurangi rasa sakit. Biasanya botol yang diisi air hangat dan diselimuti handuk bisa digunakan untuk mengkompres daerah sekitar perut.
Minum air yang banyak. Ini sangat membantu organ pencernaan dan kesehatan pada umumnya. Sehingga mengurangi rasa nyeri dan minum air juga bagus bagi kesehatan. Minum air yang banyak membantu metabolisme dalam tubuh menjadi lebih baik.
Jaga asupan Kalsium dan magnesium pada makanan. Seperti pada buah pisang, susu, beberapa ahli menemukan bahwa kekurangan Kalsium dan magnesium, bisa menyebabkan nyeri haid. Hal ini berhubungan dengan ketegangan pada otot perut saat menstruasi.
Kurangi asupan kafein, coklat dan gula menjelang periode haid. Dengan mengubah diet menjelang masa haid akan membantu mengurangi rasa sakit. Diet yang sehat membantu meningkatkan kebugaran dan vitalitas tubuh saat mentruasi.
Bagi mereka yang mengambil pil kontrasepsi oral, biasanya rasa nyeri haidnya minimal. Hal ini karena pengaruh hormonal yang berhubungan dengan metabolisme hormone di tubuh. Meskipun minum pil kontrasepsi bukanlah jalan untuk mengobati nyeri haid.
Minum ponstan atau ibuprofen untuk meredakan rasa nyeri. Biasanya pereda nyeri akan bisa mengurangi rasa tidak aman, sehingga wanita bisa melakukan aktifitas sehari-hari. Bagaimanapun saat mentruasi berlalu, nyeri haid akan hilang dengan sendirinya.
Kunjungi dokter, mungkin nyeri haid menjadi gejala dari penyakit lain. Seperti kanker leher rahim. Ini perlu dilakukan bila nyeri haid terasa berlebihan, dan terjadi terus menerus. Pemeriksaan akan dilakukan oleh dokter, sebelum memberikan pengobatan atas nyeri haid yang berlebihan ini.